RSS

Kitab Thaharah Bag. Tiga

21 Aug

Bismillah Assalamualikum Wahai Saudaraku kaum muslimin dimana saja berada, mari kita lanjutkan belajarnya dan semoga tulisan yang kemarin sudah kita hafal dalil-dalilnya dan menjadi hujah bagi kita dalam beramal.

Sebelum melanjutkan tulisan ini…….ana ingin menasehatkan kepada ana pribadi dan saudara kaum muslimin semua, bahwa kita dicptakan di dunia adalah untuk mentauhidkan Allah ta’ala dan beribadah kepada-Nya. Itulah sebaik-baiknya bekal bagi kita.

Saudaraku Demi Allah harta, anak, jabatan dll yang berkaitan dg dunia tidak akan pernah dibawa mati dan yang dibawa adalah amal shalih (amal ibadah yang ikhlash dan ada dalilnya yang shahih dari Rasulullah shalallahualaihiwasalam.

Saudaraku sekalian sungguh nasihat ini keluar dari hati ini sebab rasa kasih dan sayang kepada antum semua, saudaraku Bertakwalah kepada Allah ta’la itulah kunci keselamatan.

Sebetulnya ana tidak bermaksud menuliskan nasihat ini disamping materi fiqih yang ana sampaikan, namun dikarenakan ketika ana sedang mengetik materinya ada seorang ust. Menelepon ana dan mengabarkan bahwa Bpk. Uking Rahimahullah (keluarga besar Ma’had Ihya As-Sunnah) wafat, maka ana segera ke Ma’had lalu ana ikut memandikan, mengkapani, menshalatkan, memikul mayatnya sampai memasukannya ke liang lahat dan Qodarullah ana kebagian bagian kepala beliau dan selesai sampai jam 12 malam. Ana mohon do’a dari antum semua untuk beliau rahimahullah.

Sungguh bergetar hati ini ketika ana membuka ikatan di kepala jenazah sebelum ditimbun tanah dan ana membayangkan seandainya analah yang jadi jenazahnya, sehingga ana susah untuk tidur malam ini dan akhirnya ana melanjutkan mengetik tulisan ini.

Ya Allah, sungguh benar bahwa yang dibawa oleh kita kekuburan hanyalah amal sholeh bukan yang lainnya sebanyak apapun harta kita tidak akan pernah dibawa dan tidak bermanfaat saat itu. Maka saudaraku bertakwalah kepada Allah haitsu ma kunta “dimanapun dan dalam kondisi apapun kita berada”.

KITA LANJUTKAN MATERINYA

Pembahasan kita yang kemarin adalah membahas macam-macam air suci, terakhir kita membahas air suci jenis yang pertama yaitu air hujan.
Sekarang kita masuk ke jenis lainnya so don’t miss it.

KEDUA, Air yang asalnya air atau kalau boleh ana katakan dzat yang asal-muasalnya air (sebetulnya agak susah mengkomunikasikannya dari bahasa arab kedalam bahasa Indonesia mungkin karena kemampuan ana yang kurang, so kalo ada dari antum yang lebih pas kalimatnya bisa disampaikan di komentar) atau yang disebut dg “ما كان أصله الماء” seperti salju (air es ) dan embun. Dalilnya Adalah Hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah rhadiallahuanhu diamana Rasulullah shalallahualaihiwasalam diam antara takbir dan al-fatihah dan Rasulullah shalallahualaihiwasalam ditanya apa yang dibaca beliau shalallahualaihiwasalam saat itu? Maka beliau shalallahualaihiwasalam mengatakan :

اللَّهُمَّ باعِد بَيْني وبَيْنَ خَطايايَ كما بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطايايَ كما يُنَقّى الثَّوْبُ الأبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطايايَ بالثَّلْجِ وَالمَاءِ وَالبَرَدِ

“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dengan segala kesalahan-kesalahanku, sebagimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah diriku dari dosa-dosaku, sebagaimana bersihnya pakaian putih dari noda. Ya Allah cucilah diriku dari dosa-dosaku DENGAN AIR, ES DAN EMBUN” (HR. Bukhari 1/181 Muslim 1/419).

Bersambung Insya Allah…..!

Dan sebagai penutup dari tulisan ini, ana berdo’a semoga dalam menulis pembahasan ini ditujukan hanya semata-mata untuk Allah ta’ala dan semoga Allah ta’ala memberikan pahala bagi penulis, pembaca, yang menshare tulisan ini dengan pahala yang berlipat ganda. Amin….!

 
Leave a comment

Posted by on 21 August 2012 in Fiqih

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: