RSS

MAKNA لا إله إلا الله BAGIAN III

04 Dec

makna laa ilaha illallahSaudaraku ikhwan akhwat yang ana cintai karena Allah ta’ala Insya Allah, pada bagian kedua ini kita akan membahas beberapa tafsiran makna yang salah (bathil) dari kalimat لا إله إلا الله, selamat mengikuti dan semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. Amien!

Syeikh Shalih Fauzan حفظه الله تعالى mengatakan : sungguh ada banyak tafsir dari kalimat لا إله إلا الله yang salah / bathil diantaranya adalah :

Pertama, ada sebagian orang yang memaknai kalimat لا إله إلا الله dengan makna لا معبود إلا الله (tidak ada yang diibadahi kecuali Allah / dalam bahasa kita tidak ada tuhan selain Allah). Saudaraku sungguh makna ini adalah makna yang bathil sebab ini berkosekuensi bahwa setiap sesembahan baik itu yang hak maupun sesembahan yang bathil adalah Allah ta’ala. Selain itu juga definisi ini menyalahi kenyataan, bukankah banyak yang disembah sealain Allah? Ada yang menyembah Nabi Isa, Uzair, dll. Ketahuilah wahai saudaraku ini merupakan sebathil-bathilnya tafsir dari kalimat لا إله إلا الله dan ini merupakan keyakinan kelompok wihdatul wujud dari kalangan sufi yang sesat.

Kedua, ada yang menafsirkan bahwa kalimat لا إله إلا الله adalah لا خالق إلا الله (tidak ada pencipta selain Allah). Saudaraku tafsiran ini juga kurang tepat dan termasuk tafsiran yang bathil, kenapa? Sebab seandainya tafsiran ini benar maka tentu kaum musyirikin dahulu tergolong orang muwahidin (orang yang bertauhid).

Ketiga, ada yang mafsirkan bahwa لا إله إلا الله adalah لا حاكمية إلا الله (tidak ada hukum kecuali hukum Allah). Tafsiran ini juga termasuk tafsiran yang salah, kenapa? Sebab seandainya orang yang berhukum dengan hukum Allah saja (hukum had dll) namun ia berdo’a kepada selain Allah ta’ala, maka ia tidak termasuk orang yang bertauhid.

Keempat, ada yang menafsirkan bahwa لا إله إلا الله adaalah لا موجد إلا الله (tidak ada yang wujud /ada kecuali Allah) atau إخراج اليقين على ذات الأشياء وإدخال اليقين على ذات الله (Mengeluarkan keyakinan kepada dzat segala sesuatu (makhluk) dan memasukan keyakinan kepada dzat Allah). Tafsiran ini merupakan keyakinan kelompok jama’ah tabligh, dan tafsiran inipun merupakan tafsiran yang menyimpang, sebab hal ini berkonsekuensi bahwa Allah ada di mana-mana, dan dampak yang lain mereka menjadi kelompok jabariyah dalam masalah takdir. Wallahua’lam semoga bermanfaat.

 
Leave a comment

Posted by on 4 December 2013 in Aqidah

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: