RSS

معنى محمدٌ رسول الله (Makna kalimat Muhammad Rasulullah)

20 Dec

Muhammad معنى محمدٌ رسول اللهSaudaraku Ikhwan dan Akhwat yang ana cintai karena Allah ta’ala Insya Allah.

Pada bagian ini Insya Allah kita akan bahas beberapa pembahasan :

Pertama : Mengenal nasab Rasulullah صلى الله عليه وسلم
Beliau صلى الله عليه وسلم adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mthalib bin Hasyim, Hasyim adalah bagian dari Quraish, Quraish dari Kinanah dan Kinanah merupakan anak keturunan dari Nabi Ismail صلى الله عليه وسلم dan ini dijelaskan sendiri oleh nabi صلى الله عليه وسلم sendiri dalam ucapannya :
إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَى كِنَانَةَ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ وَاصْطَفَى قُرَيْشًا مِنْ كِنَانَةَ وَاصْطَفَى هَاشِمًا مِنْ قُرَيْشٍ وَاصْطَفَانِى مِنْ بَنِى هَاشِمٍ
“Sesungguhnya Allah ta’ala telah memilih Kinanah dari anak keturunan Ismail Alaihissalam, Allah ta’ala telah memilih Quraisy dari kinanah, Allah ta’ala memilih Bani Hasyim dari Quraisy, dan Allah memilihku dari Bani Hasyim” (HR. Muslim 2276).

Kedua : Makna Rasul
Saudaraku secara bahasa rasul artinya adalah mubaligh “orang yang menyampaikan sesuatu”, sedangkan secara istilah adalah “seseorang yang menyampaikan sesuatu dari Rabb-nya, yaitu menyampaikan segala sesuatu yang diwahyukan Allah ta’ala kepadanya berupa syariat agama, setiap Rasul yang diutus Allah ta’ala membawa syariat dan manhaj masing-masing, namun dengan diutusnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم sebagai rasul terakhir maka ini mengahapus semua syariat rasul-rasul sebelumnya dan yang tersisa adalah syariat Muhammad صلى الله عليه وسلم yaitu Islam. (Syarah Aqidah Wasitiyah oleh syeikh Utsaimin 1/9).

Nah setelah dua pembahasan di atas, kita masuk ke intinya apa makna dari kalimat معنى محمدٌ رسول الله?

أي : لا متبوع بحق إلا رسول الله صلى الله عليه وسلم وغير رسول الله إن اتبع فيما لا دليل عليه فقد بباطل

“Tidak ada yang diikuti dengan hak (sebenar-benarnya) kecuali Rasulullah صلى الله عليه وسلم adapun selain Rasulullah jika diikuti tanpa dalil maka itu adalah bathil”.

Saudaraku definisi inilah yang harus kita ilmui tentang potongan syahadat kita, Tidak ada yang diikuti dengan hak (sebenar-benarnya) kecuali Rasulullah صلى الله عليه وسلم hal ini dikarenakan Allah ta’ala telah memerintahkan kita semua untuk mengikuti beliau صلى الله عليه وسلم dengan sebaik-baiknya dan mengancam dengan adzab, neraka, kebinasaan dan fitnah bagi siapa saja yang tidak mengikuti beliau صلى الله عليه وسلم.

Saudaraku cara mengikuti beliau صلى الله عليه وسلم adalah dengan cara berpegang teguh dengan apa yang diajarkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم baik perkataan, perbuatan, dan melaziminya. Termasuk dalam hal ini adalah beramal dengan berlandaskan Al-Qur’an, Sunnah dengan pemahaman salaful ummah tetap tegar di atasnya sampai kematian mendatangi kita.

Saudaraku potongan kalimat “adapun selain Rasulullah jika diikuti tanpa dalil maka itu adalah bathil” maksudnya adalah jika kita mengikuti ulama, beramal dengan fatwa-fatwa ulama namun fatwa-fatwa tersebut berlandaskan dalil yang shahih maka hal ini tidak masuk dalam menyelisihi Rasulullah صلى الله عليه وسلم sebab Allah ta’ala berfirman :

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui” (QS. An-Nahl 43).

Dalil-Dalil tentang wajibnya mengikuti Rasulullah صلى الله عليه وسلم

اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ

Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya[528]. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya). (QS. Al-A’raaf 03)

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ حَتَّى يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya (QS. An-Nisa 65)

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (QS. Al-Ahzab 36)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: