RSS

PEMBAGIAN TAUHID

02 Apr

23_12_12_02_47_1311814376.gifSaudaraku kaum muslimin yang ana cintai karena Allah ta’ala Insya Allah, Semoga Allah ta’ala menetapkan kita di atas al-haq

Pada kali ini Insya Allah ta’ala kita akan bahas pembagian tauhid yang telah dijelaskan oleh para ulama salafussholeh رحمهم الله تعالى berdasarkan dalil-dalil yang shahih dari Al-Qur’an dan hadits-hadits shahih yang datang dari Rasulullah صلى الله عليه و السلام semoga bisa bermanfaat dan menambah ilmu kita.

Ketahuilah wahai saudaraku bahwasanya tauhid dibagi menjadi empat macam yaitu: Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah, Tauhid Nama-nama dan sifat Allah ta’ala, dan tauhid Mutaba’ah. Pembagian ini merupakan hasil penelitian dari nash-nash yang termaktub dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan pembagian ini telah tsabit dari para ulama salaf Ahlus sunnah dari generasi ke generasi. Adapun pengingkaran dari sebagian orang atau kelompok terhadap pembagian ini, maka penyelisihan mereka tidaklah dianggap sebab pengingkaran mereka hanya di dasarkan pada hawa nafsu belaka yang tidak berlandaskan pada dalil.

Saudaraku kaum Muslimin
Pembagian tauhid tersebut semuanya termaktub dalam surat Al-Fatihah
Allah ta’ala berfirman :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (QS. Al-Fatuhah 1)

Di dalam ayat pertama ini terkadung di dalamnya tauhid asma dan sifat Allah ta’ala.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (QS. Al-Fatuhah 2)

Dalam ayat kedua terkandung di dalamnya tauhid Rububiyah

الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Yang menguasai hari pembalasan (QS. Al-Fatuhah 3-4)

Di dalam ayat ketiga dan keempat ini terkadung di dalamnya tauhid asma dan sifat Allah ta’ala.
Dalam ayat pertama, ketiga dan keempat terkandung di dalamnya 3 nama Allah ta’ala dan secara kaidah bahwa setiap nama mengandung di dalamnya sifat Allah ta’ala, sehingga dalam ayat ini terkandung 3 nama dan 3 sifat.

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan (QS. Al-Fatuhah 5)

Dalam ayat kelima terkandung di dalamnya tauhid uluhiyah, yang bisa ditafsirkan “kami tidak beribadah kecuali hanya pada Engkau (Allah), kami tidaklah meminta atau memohon pertolongan kecuali hanya kepada Engkau (Allah), dan tidaklah kami menyekutukan Engkau dengan sesuatu apapun”.

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (QS. Al-Fatuhah 6-7)

Dalam ayat ini terkandung dalil tauhid mutaba’ah

Wahai saudaraku kaum Muslimin….

Tahukah kita apa itu jalan yang lurus? Jalan yang lurus dalah Islam, dan Islam adalah semua perkara agama yang dibawa oleh Rasulullah Shalallahulaihiwassalam, maka barangsiapa yang mengikuti Rasulullah Shallahualaihiwassalam dengan baik dan istiqomah maka sungguh sudah berada di atas jalan yang lurus dan merekalah orang-orang yang telah Allah ta’ala anugrahkan nikmat kepada mereka, kenapa? Karena mereka mengikuti Rasulullah Shallahualaihiwassalam.

Bersambung Insya Allah semoga bermanfaat

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: