RSS

MACAM – MACAM SUNNAH

11 Jun

n50968574cf292Saudaraku kaum muslimin yang ana cintai karena Allah ta’ala Insya Allah, Semoga Allah ta’ala menetapkan kita di atas al-haq. Pada kali ini Insya Allah ta’ala kita akan membahas macam-macam Sunnah.

Saudaraku kaum Muslimin :
Sunnah (السنة) secara bahasa adalah الطريقة “jalan/cara/metode/sistem”. Sedangkan secara terminologi adalah :

الطريقة التي كان عليها رسول الله صلى الله عليه وسلم من قول أو فعل أو تقرير أو ترك

“Jalan / cara yang ditempuh Rasulullah صلى الله عليه وسلم baik berupa perkataan, perbuatan, penetapan atau hal-hal yang ditinggalkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم”

Saudaraku Kaum Muslimin
Maka dari definisi di atas bias kita kelompokan bahwa sunnah terdiri dari 4 macam:

Pertama سنة قولية “sunnah perkataan” seperti dzikir, membaca Al-Qur’an, ucapan dua kalimat syahadat, dan ucapan-ucapan lain yang disyariatkan.

Kedua سنة فعلية “sunnah perbuatan” seperti shalat, haji, shaum, jihad dan perbuatan-perbuatan lain yang disyariatkan.

Ketiga, سنة تقريرية “sunnah penetapan” yaitu segala sesuatu yang ditetapkan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم dari perbuatan para shahabat Rhadiyallahuanhum seperti berazl, shalat dua rakaat setelah berwudhu, keutamaan Abu Bakar, Umar dan Utsman Rhadiyallahuanhum dan beliau tidak mengingkarinya .

Keempat, سنة تركية “Sunnah hal-hal yang ditinggalkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Sunnah ini terbagi menjadi dua : Pertama, hal-hal yang diperintahkan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم untuk meninggalkannya, seperti meratapi mayat, tasyabuh dengan kufar, duduk di atas kuburan, dan sebagainya dari hal-hal yang dilarang syariat. Kedua, hal-hal yang ditinggalkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam rangka melaksanakan Ibadah seperti meninggalkan adzan dalam ibadah shalat ied, meninggalkan untuk talafudh “mengucapkan” niat dalam beribadah, dan sebagainya dari hal-hal Rasulullah صلى الله عليه وسلم memiliki hajah (kebutuhan) untuk melakukannya namun beliau meninggalkannya dan tidak melaksanakannya, maka barang siapa yang melakukannya maka ia telah menyelisihi sunnah dan telah membuat bid’ah atau mengada-ada dalam masalah agama.

Saudaraku kaum Muslimin
Allah ta’ala berfirman :

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ. قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ.

“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Katakanlah: “Taatilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir”(QS. Ali-Imran 31-32)

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah” (Al-Ahzab 21)

Saudaraku Kaum Muslimin
Imam Ibnu Katsir Rahumahullah mengatakan : “ayat ini adalah pondasi utama untuk besabar dalam mengikuti dan meneladani Rasulullah صلى الله عليه وسلم dalam perkataan, perbuatan dan tidak tanduk beliau صلى الله عليه وسلم, oleh sebab itu Allah ta’ala memerintahkan manusia agar meneladani Rasulullah صلى الله عليه وسلم pada saat peperangan ahzab dalam kesabaran, ribath dan kesungguhan beliau صلى الله عليه وسلم dalam menunggu datangnya pertolongan dari Allah ta’ala.

Saudaraku Kaum Muslimin
Allah ta’ala berfirman

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya” (Al-Hasyr 7)

Sungguh Allah ta’ala telah menyebutkan tentang wajibnya mengikuti Rasulullah صلى الله عليه وسلم lebih dari 40 tempat dalam al-qur’an. Maka sungguh mengenal dan mengikuti terhadap apa-apa yang dibawa Rasulullah صلى الله عليه وسلم jauh lebih dibutuhkan manusia daripada kebutuhan manusia terhadap makan dan minum.

Saudaraku Kaum Muslimin
Sungguh tidaklah sempurna berpegang teguhnya seseorang terhadap sunnah kecuali dengan ilmu yang bermanfaat, maka wajib atas kita untuk berilmu karena sesungguhnya diantara keistimewaan ahlussunnah perhatian mereka terhadap ilmu syar’i.

Sebagai penutup Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah صلى الله عليه و السلام, keluarga, sahabat, dan umatnya dan semoga ana, orang tua ana dan semua kaum muslimin bisa masuk syurga firdaus kelak dan diselamatkan dari fitnah dunia dan neraka amiin!…..wallahua’lam.
Sekian semoga bermanfaat

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: